terhenyak dalam dinginmu,
sosok nan sempurna yang indah,
aku bahagia sempat melihatnya,
sejenak saja…
setidaknya aku tahu.
kamu sehat dan baik-baik saja..
::: aku membutuhkanmu kali ini, dalam rapuhku juga nanti dalam sehatku:::
terhenyak dalam dinginmu,
sosok nan sempurna yang indah,
aku bahagia sempat melihatnya,
sejenak saja…
setidaknya aku tahu.
kamu sehat dan baik-baik saja..
::: aku membutuhkanmu kali ini, dalam rapuhku juga nanti dalam sehatku:::
gelap lalu terang,
pagi menjelang malam,
baik juga buruk,
miskin atau kaya,
lelaki dan perempuan,
hanya hitam putih?
aku kira ini bukan saja ilusi,
ketika terpikir ‘mungkin ada abu-abu atau biru juga si pingky’
biarkan saja mengelana lalu terbang tinggi,
makin aku mengerti,
hidup ini bukan hanya hitam dan putih saja
::aku menerima penilaianmu, membiarkanmu pergi, dan aku disini…dalam warna dunia yang bukan hitam tidak juga putih::
lanjutkan hidupmu,
yang tersisa kini hanya aku lalu kamu,
tidak ada lagi kita..
::: wish u all the best, doa ini akan kuucapkan hingga aku tak mampu lagi berujar meski kamu memintaku menghapusmu :::
“mengenangkanmu adalah hal tersakit”
mengasihimu,
dalam sehat dan sakitku…
hanya itu saja yang masih kulakukan.
::: ketika aku harus menangis :::
jauh di ujung pandangan,
lewati semua cobaan,
terlihat jejak,
sebuah harapan,
angin belaikan rambutnya,
api bakarkan langkahnya,
bijaksana sertai hidupnya,
dengan sepasang tangan,
kau telah melukiskannya,
dengan berkata pelan,
kau telah mengucapkannya,
tak mesti selalu sempurna,
tak mesti selalu yang terlihat,
karena yang begitu ada batasnya,
beri sepenuh hati,
untuk buktikan..
::: para pemimpi yang merindukan malaikat kecil penjaga asa hidupnya :::
terduduk,
beratapkan langit,
dihamparan luas,
menikmati lalu lalang melintas,
mendengarkan gelak tawa,
juga urai air mata,
sobat,
perjumpaanku dengannya bukanlah kuasaku,
ceritaku bersamanya hanyalah bagian hidupku,
pertengkaran itu pun kini menjadi kisahku,
perpisahan itu kini tak terhentikan…,
aku bertutur padamu,
bukan berkeluh,
tidak pula membuatnya tersudut,
aku berkisah padamu,
bukan merengek manja,
tidak pula menjadikanku terlupa,
sobat,
malam ini begitu dingin,
sedingin malam kala aku menangis di kereta miliknya,
hanya saja,
dia menggenggam erat tanganku,
dia memberikan senyum,
dia menatapku lekat,
aku menjadi kuat dan hebat,
sobat,
aku hanya mengenangkan dirinya,
hanya dara…
::: untuk dirinya dimanapun dia kini berpijak :::
ketika angin berhembus,
membisikkan kabar,
akan dia,
sosok tersilap sempurna,
sebagian memberikan cap jumawa,
dia hanya manusia,
mungkin saja,
ketika mulut berujar “dia bukanlah dia”,
atau kala pesan tersampaikan “dia adalah misteri, bersaput dusta juga nestapa”,
belum lagi bisik itu sirna ketika perbincangan di ujung sana terbentang “dia layaknyanya sundal, sudah terbuktikan tak terbantahkan”,
dan aku bertanya,
benarkah dirimu sundal?
::: aku ingin menemukan jawaban itu, aku lelah selalu mendengar bisik mereka :::
Mulutmu tajam,
seakan kau lebih baik dari aku,
lebih baik dari segalanya,
atau kau memang sempurna?
aku bukan untuk kau maki,
salahkan saja bila kelak aku meninggalkan kamu,
memangku bosan memilikimu,
Tak pernah kupahami,
semuanya selalu salah dimatamu,
dimana rasa itu?
seakan kau tak pernah sekalipun mencintaiku,
Jika kau kira,
aku berat untuk meninggalkanmu,
jangan salah,
kita lihat siapa yang akan menangis!
Apa arti cinta?
jika sebuah kata maaf sudah tak berarti,
mulut dan hatimu tak lagi seindah namanya,
yang menghiasi tubuhmu,
Akhiri saja semua!
sebelum terjadi…
akhiri saja semua
::: brenation :::
Sementara… teduhlah, hatiku
Tidak lagi jauh
Belum saatnya kau jatuh
Sementara… ingat lagi mimpi
Juga janji-janji
Jangan kau ingkari lagi
Percayalah, hati
Lebih dari ini pernah kita lalui
Jangan henti disini
Sementara… lupakanlah rindu
Sadarlah, hatiku
Hanya ada kau dan aku
Dan, sementara… akan kukarang cerita
Tentang mimpi jadi nyata
Untuk asa kita berdua
Percayalah, hati
Lebih dari ini pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah
Nikmatilah lara
::: floatproject :::
No star-gazing late at night
And no candle light
No French-speaking, no moonlight
It just came out right
No wondering words to say
And no music play
It’s just simply found today
Love’s too much this way
Beauty’s what I’ve found in you
And true romance, too
There won’t be just “I love you”
What I’ll say to you
No pretending to be nice
I won’t need it twice
I will go and tell all the guys
About the magic in your eyes
No star-gazing late at night
And no candle light
No French-speaking, no moonlight
It just came out right
No wondering words to say
And no music play
It’s just simply found today
Love’s too much this way
Love’s too much this way
It takes no moon, it takes no sunshine
And neither June with the bluest skies
She wore no perfume, I brought no wine
My love is hers, her love is mine
::: floatproject :::
speak out!!