Tiga bulan lalu aku bersua sosoknya,
Mungil, mengumbar pesona,
bawa warna mejikuhibiniu,
dipaksa aku untuk sekedar menoleh,
lalu tertegun,
Mendengarkan dia berceloteh,
Menatap tingkahnya,
Dan,
Aku mulai mengenalnya,
Mengiriminya sederet kata,
160 karakter saja,
hidupku tak lagi abu-abu,
sesekali kuangkat telpon,
mencoba memencet nomornya,
bergosip,bertutur apa adanya,
tergelak,
tiba-tiba pelangi bergelayut dipundakku,
aku bahagia…
syukurku padaMu,
aku boleh mengenalnya,
aku boleh kembali tertawa,
aku tak lagi menghampa,
anugerah terindah,
aku ingin menemaninya
semampuku,
aku ingin mencoba,
terlahir baru,
ijinkan aku,
beri aku kesempatan,
untuk selalu menjagamu,
dalam rapuhku,
bodohnya aku,
kulukai putih hatinya,
semoga masih ada,
pengampunannya.
::: bukan peri kecil lagi :::
speak out!!