menikmati titian nada,
berjuta improvisasi,
lagu nostalgia,
suara alto Iga Mawarni,
atau si centil Trie Utami,
juga Queen of firework, Syaharani…
tak melulu musik jazz yang konon milik kaum ‘biasa-biasa’ saja sejarahnya,
suguhan seni tradisi yang tak dilupakan om su-Djaduk,
Om Sudjud, jathilan hingga gejog lesung,
dan jadilah melayang,
dalam setiap alur,
menikmati detik demi detik,
dengan sepincuk sate,
juga kopi manis…
terus melayang…terbius lalu terhanyut…melenggak-lenggok….berteriak sepuasnya..lalu tertawa..lagi dan lagi…
::: sejumput kenangan dari setengah hari bersama difla, mbak nefi, pak peye, om bambang paningron, om su-Djaduk, jajoek, ajie wartajazz, tante syaharani yang menamparku karena lama tak meng-sms-nya, mas Ken yang beralih dari menejer band rock sekelas boomerang jadi jazzy, tante Iga yang romantis dan mas iwan di ngayogjazz2007, November 4@ padepokan Bagong K :::
Lagi-lagi ko ga ngajakin